Layanan telekomunikasi berbasis teknologi code division multiple access (CDMA) kini telah menjadi alternatif bagi pengguna telepon seluler, pasca penggunaan GSM (global system for mobile communication) yang sudah lebih dulu meramaikan pasar seluler. Saat ini di Indonesia terdapat 6 operator yang menggunakan CDMA yakni Telkom (Flexi), Indosat (StarOne), Bakrie Telecom (Esia), Mobile-8 Telecom (Fren dan Hepi), Smart Telecom (Smart) dan Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (Ceria).
Continue reading ‘Persaingan Flexi dan Esia di Pasar CDMA’
KTA Bank Asing Jadi Primadona
Meski tingkat awareness nasabah terhadap produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) masih di bawah 50%, toh fasilitas perbankan yang pertama kali diluncurkan pada 1995 ini punya prospek cukup cerah. Dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan KTA mencapai 20%-30% per tahun.
Continue reading ‘KTA Bank Asing Jadi Primadona’
Menurut data yang ada, jumlah penduduk yang bekerja di Provinsi DKI Jakarta per Februari 2008 sebesar 4,06 juta orang, bertambah sekitar 0,52 juta orang jika dibandingkan dengan keadaan Februari 2007 sebesar 3,54 juta orang.
Continue reading ‘78% Pekerja di Jakarta Berkendaraan Pribadi ke Tempat Kerja’
Kendati dunia penerbangan nasional tengah dirundung prahara, mulai dari serangkaian kecelakaan penerbangan yang mendera sejak 2006, lalu pencabutan izin operasional Adam Air, hingga pelarangan terbang ke Uni Eropa bagi 52 maskapai penerbangan kita yang belum dicabut hingga kini, toh animo masyarakat untuk menggunakan moda transportasi udara tetap tinggi.
Continue reading ‘Garuda Indonesia “Market Leader” di Penerbangan Nasional’
Setiap orang pasti pernah mengalami batuk. Bila terserang batuk, sungguh tidak mengenakkan. Apalagi jika disertai rasa gatal pada tenggorokan. Jika serangan batuk menjadi-jadi, bisa disertai rasa pegal pada perut, dan bahkan bisa saja timbul keram karena tertekan akibat batuk.
Continue reading ‘Komix, Obat Batuk Paling Dipercaya Konsumen’
Menjamurnya pusat perbelanjaan bertaraf modern saat ini, seperti mall atau plaza di berbagai kota di Tanah Air, yang di dalamnya terdapat toserba, restoran, arena permainan, supermarket, bahkan hypermarket tak ayal telah mengubah pola belanja sebagian konsumen kita. Mereka yang dulunya kerap menyambangi pasar-pasar tradisional kini beralih ke pusat perbelanjaan tersebut.
Continue reading ‘82% Konsumen Gemar Menyambangi Pusat Perbelanjaan’
Hampir mayoritas masyarakat kita telah mengenal produk deposito. Begitulah hasil riset MARS mengungkapkan. Tak tanggung-tanggung, tingkat awareness terhadap produk perbankan ini sangat tinggi, yaitu 76,6%, sementara yang belum mengenalnya cuma sekitar 23,4%.
Continue reading ‘Deposito BCA dan Mandiri Menjadi Pilihan Utama’
Pangsa pasar kopi bubuk instant di negara kita hingga kini masih dikuasai Kapal Api Group yang diproduksi oleh PT. Santos Abadi Jaya. Perusahaan kopi bubuk yang tumbuh dari sebuah industri rumah tangga sederhana di Surabaya, lebih dari 81 tahun silam pada tahun 1927, itu kini menguasai mayoritas market share kopi bubuk domestik.
Continue reading ‘Hegemoni Kapal Api Group di Pasar Kopi Bubuk Instant’
Honda Masih Raja Motor Indonesia
Kalau kita amati secara seksama menyemutnya sepeda motor di sudut-sudut jalanan di berbagai kota di Tanah Air, akan diketahui bahwa mayoritas merek kuda Jepang itu adalah Honda. Alasan pilihan para penggunanya, selain mesin Honda terkenal bandel alias tidak gampang rusak, ia juga dikenal paling irit penggunaan bahan bakarnya.
Continue reading ‘Honda Masih Raja Motor Indonesia’
Aqua Tetap Memimpin Pasar AMDK
Dominasi Aqua di pasar air minum dalam kemasan (AMDK) tetap tak terpatahkan. Kendati pesaingnya relatif banyak dan terus tumbuh bak cendawan di musin hujan, toh perusahaan yang berdiri sejak 1973 ini tetap memimpin pasar industri air minum di Tanah Air.
Continue reading ‘Aqua Tetap Memimpin Pasar AMDK’
Akhir-akhir ini santer terdengar kabar bahwa media cetak (koran, majalah, dll) sebagai sumber informasi dan berita, akan semakin ditinggalkan oleh pembacanya karena mereka memilih beralih ke media televisi dan internet. Philip Meyer, penulis buku “The Vanishing Newspaper” meramalkan koran terakhir terbit pada April 2040. Bahkan dua tahun silam dalam seminar Serikat Penerbit Suratkabar, Asto Subroto (Presdir MARS) menyebutkan, koran sebagai sebuah produk akan berakhir dalam 25 tahun ke depan.
Continue reading ‘Pergeseran Media Cetak ke Televisi & Internet’
Fokus Pada Functional Benefit
Berdasarkan hasil riset yang dilakukan perusahaan riset marketing MARS Indonesia, ternyata faktor utama nasabah memilih bank syariah adalah keuntungan emosional atau emotional benefit. Hal ini tercermin dari dua alasan terbesar nasabah, yaitu kesesuaian dengan syariat Islam dan keinginan agar terhindar dari riba. Sementara sisanya, merupakan faktor yang bersifat keuntungan fungsional yang mendasar atau functional benefit. Seperti keamanan, kedekatan lokasi, bagi hasil, dan kualitas layanan.
Perilaku Nasabah dalam Menabung
Perilaku nasabah dalam menabung perlu mendapat perhatian yang serius dari perbankan. Mengapa? Dengan mengetahui perilaku nasabah, maka perbankan akan semakin mudah untuk membuat strategi yang lebih terarah dalam memasarkan produk tabungannya.
Hasil riset MARS Indonesia dalam Studi Pasar dan Perilaku Nasabah Consumer Banking 2008 menunjukan bahwa berdasarkan Social Economic Status (SES), sebagian besar nasabah pada SES A memiliki perilaku menabung dengan menyisihkan sejumlah dana tertentu setiap bulannya untuk ditabung. Dan nasabah di SES B sebagian besar memiliki pola menabung seluruh penghasilan ditabung, kemudian diambil sesuai kebutuhan.
Alasan Utama Memilih Bank
Sebelum menentukan strategi untuk mendapatkan nasabah baru, Bank perlu mengidentifikasi terlebih dahulu alasan nasabah memilih bank. Hal ini penting agar Bank mampu secara tepat dan cepat meningkatkan pertumbuhan jumlah nasabah dan kapitalisasinya.
Hasil riset Mars Indonesia menunjukan, ada beberapa faktor utama yang mendasari nasabah Indonesia dalam memilih sebuah bank dibandingkan dengan bank lain. Pertama lokasi (dekat dengan rumah atau kantor), kedua pelayanan, dan ketiga adalah keamanan.
Toyota Tetap Mayoritas
Keputusan pemerintah menaikan bahan bakar minyak (BBM), seperti biasa, menarik perhatian seluruh elemen masyarakat. Karena, kenaikan BBM ini jelas memicu naiknya harga-harga kebutuhan masyarakat lainnya. Akibatnya, terjadi perubahan perilaku belanja konsumen di Indonesia. Untuk itu, setiap perusahaan perlu menyikapi fenomena ini. Misalnya saja, fokus pada penciptaan produk yang kompetitif, tidak hanya dari sisi kualitas dan inovasinya, tetapi juga harganya.
Mengganti nomor dan hand phone (HP) sudah menjadi hal biasa. Alasannya bisa bermacam-macam. Untuk HP, pergantian dilakukan karena alasan hilang atau sekadar ingin mengganti model baru agar bisa dikatakan canggih. Sedangkan alasan pergantian nomor, bisa karena ingin sekadar menelpon lebih hemat, mengingat di beberapa outlet penjualan harga nomor perdana lebih murah dibandingkan harga isi ulang untuk nilai pulsa yang sama.
Continue reading ‘Perilaku Konsumen Industri Telekomunikasi’
Bagaimana pola belanja konsumen Indonesia di tahun 2008 ini? Pertanyaan ini menarik. Karena, dengan mengetahui lebih dalam mengenai pola belanja konsumen, maka sebuah perusahaan dapat lebih siap mengatur strategi bisnisnya agar dapat memenuhi permintaan konsumen sekaligus memenangi persaingan.
Continue reading ‘“Mengintip” Pola Belanja Konsumen Indonesia’
Bisnis industri asuransi semakin menarik. Lihat saja, dari tahun ke tahun terus terjadi peningkatan market share. Bahkan, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memperkirakan pada tahun 2008 industri asuransi jiwa akan tumbuh sekitar 30%.
Continue reading ‘Siapa Pemenang di Kategori Asuransi Jiwa Tahun 2007?’


