10
Aug
09

Sengit, Persaingan Rebut Ceruk Pasar Mie Instant

mie sedaapSiapakah market leader mie instant saat ini? Mudah ditebak, pasti semua orang akan mengarah pada merek “Indomie”. Maklum, dengan penguasaan market share 69,6% dan kapasitas produksi lebih dari 13 miliar bungkus per tahun, Indomie yang diproduksi PT Indofood Sukses Makmur Tbk ini memang merajai pasar mie instant di Indonesia.

Tapi jangan buru-buru puas dengan posisi itu, sebab para kompetitornya yang berjumlah lebih dari 84 perusahaan siap menggerus ceruk pasar Indomie. Mie Sedaap, misalnya, belakangan sangat agresif melakukan penetrasi pasar guna mencaplok porsi Indomie. Alhasil, meski baru muncul pada Mei 2003 Mie Sedaap yang diproduksi PT Sayap Mas Utama (grup Wingsfood) kini berhasil meraih 23,0% pangsa pasar dan membayangi Indomie di posisi kedua.

Demikian hasil riset MARS Indonesia yang dilakukan di 7 kota besar (Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Denpasar), sebagaimana dimuat dalam “Indonesian Consumer Profile 2008”. Sisanya, yang hanya sekitar 8%, diperebutkan oleh merek-merek lain.

Salah satunya, Gaga Mie, yang diproduksi PT Jakaranatama Food Industry. Setelah kurang sukses melansir produk bermerek Michiyo, pihaknya menelurkan produk Gaga Mie berukuran 50 gram dan relatif berhasil di pasaran. Setelah itu diproduksi Gaga 100 berukuran 100 gram dan Gaga Suun, yang inipun lumayan berhasil.

Selanjutnya, ada juga mi instant bermerek Salami, produksi PT Sentrafood yang baru meluncurkan produk Mie Jawa. Produk inovasi beraroma local taste ini ternyata mendapat respons sangat baik lantaran ditunjang dengan promosi gencar. Ada kemungkinan menu dari daerah lain akan diadaptasi untuk diproduksi. Sayang, posisinya tidak masuk dalam 10 besar market share.
tabel-mie instant
Ihwal melejitnya posisi Mie Sedaap yang menyalip para penduhulunya (Supermi, Sarimi, Salami, Pop Mie, dll) dan kini head to head dengan Indomie menarik untuk disoroti. Success story-nya berawal dari strategi marketing yang dilancarkannya. Yaitu, bermain di harga pasaran yang sangat ekonomis namun bumbu mi yang diberikan kelas premium. Diberlakukan pula strategi klasik dengan memberi hadiah. Hal utama lain yang tidak boleh diabaikan adalah distribusi. Meski masih berkutat di Jawa dan Bali serta masih terbatas empat varian, namun pendistribusian produk diusahakan merata dari tingkat grosir hingga menjelajahi warung-warung kecil.

Strategi itu didukung iklan yang cukup gencar, baik tematik, iklan produk, maupun versi testimoninya baik secara above the line maupun below the line. Ada satu hal yang belum pernah dilakukan oleh kompetitor. Misalnya, menyuruh orang sebanyak-banyaknya mencoba Mie Sedaap yang dilakukan di mal, tempat wisata, kampus secara gratis.

Tidak hanya itu, Mie Sedaap juga melancarkan strategi mengakuisisi langsung hingga sarang kompetitor guna merebut pasar tradisionalnya. Caranya, dengan menginfiltrasi warung-warung penjual mi instant dengan menu baru Mie Sedaap. Mereka selain disediakan insentif setiap bulannya juga dipasang spanduk “Warung Sedaap”.

Namun demikian, dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan, dominasi produk-produk Indofood (Indomie, Supermi, Sarimi, Sakura, Pop Mie) di pasar mi instan masih akan sulit dipatahkan. Sebab, perusahaan pioner mi instan dan terbesar di dunia itu sudah memiliki brand equity dan juga rasa yang cocok dengan sebagian besar lidah masyarakat Indonesia.

Meski begitu, persaingan bisnis mie instan tak akan berhenti, karena produsen lain juga melihat peluang besar di sektor usaha ini. Market size-nya kini diperkirakan bernilai lebih dari 10 triliun rupiah. Angka ini jelas membuat banyak perusahaan tertarik untuk ikut mencicipi gurihnya pasar mie instant. Jadi, persaingan akan tetap sengit! ***

About these ads

0 Responses to “Sengit, Persaingan Rebut Ceruk Pasar Mie Instant”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: