06
Dec
07

Bank Muamalat dan Bank Syariah Mandiri menguasai Top of Mind konsumen Bank Syariah

muamalat.jpgBank Indonesia (BI) telah menargetkan pencapaian pangsa pasar perbankan syariah sebesar 5 persen dari total pasar perbankan nasional pada akhir tahun 2008. Bila melihat data yang dipublikasikan BI, sampai dengan September 2007 total aset perbankan syariah masih sebesar Rp 30,145 triliun. Bila dibandingkan terhadap total pangsa pasar perbankan nasional, pangsa pasar perbankan syariah masih sebesar 1,66 persen. Untuk itu, dibutuhkan sebuah strategi dalam meningkatkan brand awareness dari perbankan syariah. Dengan begitu, diharapkan pangsa pasar perbankan syariah akan meningkat juga.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan MARS, teramati brand awareness perbankan syariah untuk tahun 2007. Ternyata, pada tahun 2007, yang menjadi Top of Mind (TOM) adalah Bank Muamalat. Kemudian diikuti oleh Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah. Hal ini menunjukan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah belum mampu menggeser posisi Bank Muamalat dalam benak sebagian besar nasabah. Karena itu dibutuhkan strategi yang lebih jitu bagi Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah untuk bisa menjadi Top of Mind. Untuk lebih detail bisa dilihat pada tabel di bawah ini.

Dengan melihat tabel di bawah ini, terlihat brand awareness perbankan syariah hampir sama untuk semua tingkat pendidikan. Khususnya untuk Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Bukopin Syariah. Sedangkan untuk perbankan lainnya, cukup beragam. Misalnya Bank Danamon yang memiliki brand awareness terbesar pada tingkat pendidikan SLTP. Dan Bank Syariah Mega yang memiliki brand awareness terbesar pada tingkat pendidikan SLTA. Sedangkan BTN Syariah pada tingkat pendidikan SLTP.

Hasil ini menunjukan bahwa segmen pasar yang dibidik tiap bank berbeda-beda. Atau setidaknya, hasilnya berbeda-beda. Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri, dan Bukopin syariah membidik hampir semua tingkat pendidikan. Sedangkan perbankan sisanya lebih ke segmen pasar dengan tingkat pendidikan lebih rendah. Untuk itu, strategi yang dibutuhkannya tentu berbeda pula.

Ada beberapa strategi yang saat ini sedang dilakukan para pelaku perbankan syariah. Diantaranya strategi office channelling yang merupakan kebijakan pembukaan layanan syariah melalui kantor cabang konvensional. Juga, kebijakan spin off atau pemisahan dua unit usaha syariah bank umum konvensional menjadi bank umum syariah. Semua penerapan dari strategi tersebut akan dapat berjalan optimal dan cepat bila didukung pemerintah dan DPR melalui pengesahan RUU perbankan syariah. Kalau pengesahan itu cepat terlaksana, hampir semua pelaku bisnis meyakini pangsa pasar perbankan syariah akan mencapai 5 persen pada akhir tahun 2008. Apalagi, bila masalah perpajakan ganda bisa terselesaikan. Maka, akselerasi peningkatan pangsa pasar perbankan syariah pun akan bergerak lebih cepat.***

Back to front page


2 Responses to “Bank Muamalat dan Bank Syariah Mandiri menguasai Top of Mind konsumen Bank Syariah”



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: