03
Mar
09

82% Konsumen Gemar Menyambangi Pusat Perbelanjaan

mall-of-the-emiratesMenjamurnya pusat perbelanjaan bertaraf modern saat ini, seperti mall atau plaza di berbagai kota di Tanah Air, yang di dalamnya terdapat toserba, restoran, arena permainan, supermarket, bahkan hypermarket tak ayal telah mengubah pola belanja sebagian konsumen kita. Mereka yang dulunya kerap menyambangi pasar-pasar tradisional kini beralih ke pusat perbelanjaan tersebut.

Tak bisa dipungkiri, bagi sebagian konsumen pergi ke mall atau plaza kini jadi bagian dari gaya hidup (life style) yang tak bisa ditinggalkan. Mall atau plaza telah menjadi pilihan karena menghadirkan berjuta-juta kenikmatan, mulai dari tersedianya berbagai kebutuhan yang diinginkan (one stop shopping), hingga tempat yang pas untuk bersantai bersama keluarga maupun kolega.

Itulah sebabnya, mall akan terus dibanjiri para pengunjung dan tidak akan pernah sepi. Mengapa? Karena ia memang menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi yang mengunjunginya.

Tentang kunjungan ke mall ini, hasil riset MARS Indonesia (Indonesian Consumer Profile 2008) menunjukkan bahwa 82,2% konsumen kita, khususnya di kota Jakarta dan Surabaya gemar berkunjung ke mall. Dalam sebulan, mereka minimal sekali atau dua kali mengunjungi mall. Ini artinya, demam mall memang sudah semakin menggejala di masyarakat kita.
tabelmall-1
Saat kapan mereka berkunjung ke mall? Hasil riset MARS Indonesia terbaru yang dilakukan di 8 kota (Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Balikpapan, Palembang) dan dimuat dalam “Perilaku Belanja Konsumen Indonesia 2009” menyebutkan bahwa 74,3% mereka berkunjung ke mall pada hari libur, sedangkan pada hari kerja hanya 25,7%. Pada hari libur, kota Palembang menduduki peringkat tertinggi dibanding ketujuh kota lainnya dengan porsi 86,1%. Sedangkan pada hari kerja, Bandung meraih porsi tertinggi (40,3%). Ini artinya masyarakat kota kembang tersebut memang paling gemar jalan-jalan ke mall sekalipun pada hari kerja.

Apa alasan yang mendorong mereka berkunjung ke pusat perbelanjaan atau mall? Hampir mayoritas dari mereka menyatakan karena membutuhkan sesuatu dan sekadar ingin berakhir pekan (weekend). Dua alasan itulah yang paling banyak dipilih responden dengan porsi masing-masing 58,9% dan 53,8%, mengalahkan alasan setelah menerima gaji, pulang kerja, bertemu teman/saudara, maupun bertemu klien.
tabelmall-2
Sementara itu kegiatan yang dilakukan selama di pusat perbelanjaan/mall adalah sebagian besar menyatakan sekadar melihat-lihat alias window shopping dengan porsi 81,6%. Disusul kemudian belanja di supermarket (57,9%), belanja pakaian (51,5%), makan di foodcourt/restoran (48,8%), bermain di arena permainan (18,5%), belanja footwear (18,0%), nonton di bioskop (15,3%), makan di café (10,7%), belanja buku (10,6%), dan belanja elektronik (8,7%).

Yang menarik untuk diketahui, bahwa mereka yang akhirnya tergerak untuk belanja di mall rata-rata disebabkan adanya diskon dan promosi dari pusat perbelanjaan atau counter tersebut, meskipun pada awalnya mereka tidak terlalu membutuhkan barang yang dibelinya. Ini menunjukkan bahwa diskon dan promosi sangat manjur untuk menarik minat belanja pengunjung/calon konsumen. ***


0 Responses to “82% Konsumen Gemar Menyambangi Pusat Perbelanjaan”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: