22
Mar
10

Konsumen Indonesia Suka Barang Bermerek (Branded Item)

 branded5Barang bermerek (branded item) seringkali dikaitkan dengan status sosial atau prestise seseorang. Para pemakainya seringkali dipersepsikan sebagai pribadi kelas atas, elegan, dan terpandang. Bagi mereka, produk bermerek tersebut bisa mengangkat percaya diri dan memacu keberanian tampil dalam pergaulan.

Di Indonesia produk branded item telah lama hadir. Di zaman “Politik Berdikari” Bung Karno (1950an -1960an) merek-merek semacam Shalimar (minyak wangi), Pyramide (saputangan), Arrow (kemeja) dan Patek Philllippe (alroji) telah banyak dikenal. Begitu pula merek New Look (gaun), Bally (sepatu) maupun aroma jantan Old Spice (parfum) telah menyemburatkan kesegarannya di bumi Jakarta.

Dan setelah zaman Politik Berdikari berlalu, Jakarta benar-benar masuk dalam trend mode dunia dan menerima dengan tangan terbuka kehadiran merek terkemuka sejagat. Penggemar mode dan merek yang sadar akan mutu mulai mendapat kemudahan memperoleh produk tersebut di dalam negeri. Penjualan branded items marak dan memperoleh momentum ketika pembangunan pertokoan mewah dan mal melengkapi citra Jakarta metropolitan. Mereka diageni beberapa perusahaan yang sengaja dibentuk sebagai pemegang franchise di Indonesia.

Nah, tentang perilaku belanja konsumen terhadap barang-barang bermerek (branded item), tidak hanya mode tapi juga consumer goods, food & beverage dan semua barang rumah tangga, belum lama ini MARS Indonesia melakukan survei di 8 kota (Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Balikpapan, Palembang) dengan jumlah responden 5.476 orang. Hasilnya, sebanyak 43% konsumen Indonesia sangat percaya merek alias menyukai produk-produk bermerek, dan hanya 3,4% saja yang tidak percaya merek. Sedangkan yang mengaku biasa-biasa saja terhadap barang bermerek sebanyak 53%.

Konsumen Medan menduduki peringkat teratas sebagai konsumen yang paling tinggi tingkat kepercayaannya terhadap barang bermerek, disusul konsumen Jakarta dan Semarang. Sebaliknya, konsumen Palembang menjadi yang paling rendah kepercayaannya pada barang bermerek, disusul Balikpapan. Sedangkan konsumen Bandung sebagai konsumen yang bersikap biasa-biasa saja terhadap produk bermerek.

Dilihat dari usia dan status sosial-ekonomi (SES), konsumen yang percaya merek mayoritas berasal dari kelompok usia muda (18-25 tahun ) dan SES A. Sementara yang tidak percaya pada merek dan atau bersikap biasa-biasa saja terhadap merek rata-rata berasal dari kelompok usia tua (35-55 tahun) dan SES D&E.

Meskipun tingkat kepercayaan konsumen kita terhadap barang bermerek masih cukup tinggi, akan tetapi hal itu tidak berbanding lurus dengan tingkat pembelian. Faktanya, hanya sekitar 23% konsumen Indonesia yang menyatakan pasti beli barang bermerek. Sedangkan mayoritas konsumen (sebanyak 59%) menyatakan membeli kalau ada kebutuhan atau ada diskon. Adapun yang tidak pernah beli sama sekali sekitar 17%. Artinya, konsumen kita baru pada tahap awareness terhadap produk bermerek, dan belum sampai pada tahap penetrasi.

Yang memiliki tingkat pembelian tertinggi terhadap barang-barang bermerek rupanya adalah konsumen Medan, disusul Jakarta dan Surabaya. Sedangkan konsumen yang tidak pernah membeli barang bermerek, peringkat tertinggi diraih konsumen Palembang dan Balikpapan. Sementara yang membeli kalau ada kebutuhan/diskon, mayoritas adalah konsumen Bandung.

Berbeda dengan konsumen yang percaya, karakteristik konsumen yang suka beli barang bermerek mayoritas berasal dari kelompok usia dewasa (26-34 tahun). Sebaliknya, konsumen yang tidak suka beli barang bermerek adalah dari kelompok usia tua (35-55 tahun) dan SES D&E. Sementara konsumen yang beli barang bermerek kalau sedang ada diskon rata-rata berasal dari kelompok usia muda dan SES B. ***


0 Responses to “Konsumen Indonesia Suka Barang Bermerek (Branded Item)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: